Friday, October 16, 2020

Ini Dia Ciri-ciri Suspensi Mobil Perlu Segera Diperbaiki


Pada sebuah mobil, suspensi menjadi salah satu bagian penting yang berguna untuk meningkatkan kenyamanan dalam berkendara. Selain itu, adanya suspensi mobil juga berpengaruh pada pengendalian yang lebih baik. Karena memang suspensi digunakan untuk meredam getaran dan goncangan saat mobil melewati jalanan yang kurang bagus, seperti berlubang, polisi tidur, dll. Oleh karena, itu menjaga performa suspensi sangat wajib dilakukan. Namun karena posisinya yang berada di kaki-kaki mobil dan jarang terlihat, komponen yang satu ini menjadi sering diabaikan. Padahal, jika suspensi mengalami kerusakan, dampak yang ditimbulkan bisa sangat fatal.

Sama seperti komponen mobil lainnya, suspensi juga memiliki usia pakai tersendiri dan bisa mengalami aus atau kerusakan. Usia suspensi ini tergantung dari seberapa sering mobil digunakan dan seberapa berat medan yang dilalui. Jika mobil kerap digunakan di jalanan yang rusak dan berlubang, sudah pasti bagian suspensi menjadi bagian yang cukup menderita. Suspensi yang rusak bisa menyebabkan mobil menjadi susah untuk dikendalikan saat menikung atau melewati permukaan jalan yang tidak rata. Kondisi ini bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

Ada beberapa ciri-ciri suspensi memang sudah waktunya dilakukan perbaikan. Ciri-ciri tersebut, antara lain:

1. Oli suspensi bocor.

Ciri-ciri pertama yang mengindikasikan suspensi perlu diganti adalah jika terjadi kebocoran cairan. Sebagai informasi, shocbreaker mobil dialiri oleh oli untuk membantu komponen dalam menahan dan menyerap goncangan di jalan. Biasanya oli suspensi akan bocor atau merembes jika mobil sering digunakan untuk ugal-ugalan saat menghantam lubang. Sebab ada karet sil yang sobek atau baret. Jika kondisi ini terjadi, baik itu pengemudi maupun penumpang di dalam kabin mobil akan merasakan getaran, goncangan, hingga limbung lebih banyak dari biasanya.

2. Bantingan mobil keras.

Suspensi yang rusak juga bisa diketahui jika bantingan mobil terasa keras. Sederhananya hal ini bisa diketahui ketika Anda sedang melaju di jalanan yang rusak atau terdapat polisi tidur, suspensi sudah tidak terasa empuk. Selain itu juga mobil serasa seperti diayun-ayun lebih dari satu kali. Oleh karena itu, jika Anda mengalami kondisi demikian maka bisa dipastikan ada yang bermasalah dengan suspensinya akibat fungsi peredamannya yang tidak berjalan dengan baik. Anda bisa segera memperbaiki suspensinya agar kenyamanan dalam berkendara bisa didapatkan kembali.

3. Ban yang tidak rata.

Jika pada mobil Anda terdapat satu ban yang lebih cepat habis dibandingkan dengan ban lainnya, maka sebaiknya Anda patut curiga. Karena ini bisa menjadi pertanda bahwa suspensi pada mobil sedang bermasalah. Ban yang tidak rata satu sama lainnya ini bisa terjadi karena pantulan-pantulan yang disebabkan ketika mobil berjalan. Pada saat itu, ada ban mobil yang menyentuh permukaan jalan, namun ada juga bagian ban yang tidak menyentuh permukaan jalan, sehingga membuatnya tidak rata. 

4. Suara berdecit saat mobil melewati tanjakan atau polisi tidur.

Terkadang kita pernah mengalami atau bahkan melihat mobil yang sedang melewati polisi tidur atau tanjakan tidak terlalu tinggi akan mengeluarkan bunyi berdecit yang kurang enak untuk didengar. Suara berdecit ini juga terkadang disertai dengan goncangan di mobil secara berlebihan. Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh, karena ternyata merupakan ciri-ciri suspensi mobil sedang bermasalah. Dimana suspensi sudah tidak bisa lagi meredam goncangan dengan baik. Oleh karena itu, sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk dilakukan perbaikan sesegera mungkin agar kenyamanan pengemudi maupun penumpang saat berkendara bisa didapatkan. Alasan lainnya juga agar Anda juga bisa berkendara dengan selamat, mengingat komponen suspensi merupakan bagian mobil yang cukup vital perannya.

0 comments:

Post a Comment