Monday, May 18, 2020

Cara Sederhana Mencegah Penularan Virus COVID-19


Wabah COVID-19 telah mengubah kehidupan masyarakat di Indonesia, mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, hingga hubungan antar masyarakat. Perubahan tak menyenangkan ini membuat semua orang merasa tidak nyaman satu sama lain. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat Indonesia harus ikut andil dalam langkah pencegahan virus COVID-19 sehingga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal.

Langkah-Langkah Sederhana Mencegah Penularan COVID-19

Untuk mencegah dan memperlambat penularan virus COVID-19 ini, maka ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, seperti:

1. Stay di rumah

Tetap di rumah ketika pandemi COVID-19 merajalela adalah cara sederhana agar tak tertular virus tersebut. Dan, hanya bepergian ketika ada keperluan yang mendesak seperti berbelanja kebutuhan sehari-hari ke supermarket, misalnya, maka risiko Anda tertular COVID-19 menjadi semakin berkurang. Nah, supaya tak bosan, Anda bisa berlangganan berbagai konten internet, memasak, berkebun, dan bermain bersama keluarga.

2. Jaga jarak dan pakai masker saat keluar rumah

Beberapa dari Anda mungkin tidak dapat terus berada di rumah karena harus bekerja atau melakukan kegiatan mendesak lainnya. Ketika pergi keluar rumah, Anda harus jaga jarak setidaknya 1,5 m dari orang di sekitar.

Selain itu, Anda juga harus mengenakan masker. Pastikan masker tersebut cukup tebal untuk menahan virus masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai tambahan, Anda sebaiknya juga mengenakan kaca mata. Menurut sebuah penelitian, penularan COVID-19 melalui mata sangat mudah terjadi. Dan, setelah pulang dari bepergian, jangan lupa untuk mandi dan ganti baju dengan yang bersih.

3. Rajin cuci tangan

Cuci tangan setelah memegang uang, bepergian, memegang barang belanjaan, dsb, dapat mencegah penularan virus COVID-19 ini. Namun, perlu diingat bahwa proses cuci tangan harus dilakukan dengan benar. Di mana, Anda diwajibkan untuk memakai sabun serta air dan melakukannya selama paling sedikit 20 detik.

Jika Anda kebetulan tidak dapat mengakses air bersih dan sabun, maka Anda bisa mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60%. Ketika mencuci tangan dengan air dan sabun ataupun hand sanitizer, pastikan sela-sela jari dan semua bagian tangan Anda bersih dari kuman dan virus.

4. Hindari memegang hidung dan mengucek mata

Hidung, mulut, dan mata merupakan organ tubuh yang paling mudah dimasuki virus COVID-19. Oleh sebab itu, Anda harus menghindari memegang hidung, mulut, dan mengucek mata apalagi saat berada di luar rumah. Jika kebetulan Anda merasa risih, sebaiknya Anda cuci tangan atau pakai hand sanitizer terlebih dahulu sebelum memegang hidung, mulut, atau mengucek mata.

Itulah dia beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19. Jangan lupa diterapkan, ya!

Friday, May 15, 2020

Enggan Meminta-minta, Kong Usu Memilih Menjadi Pemulung


Ada pepatah yang mengatakan bahwa kita harus keras terhadap diri sendiri sebelum dunia keras kepada kita. Ini sangatlah terbukti di mana jika kita bermalas-malasan, kejamnya dunialah yang akan membuat kita susah. Oleh karena itu, para pejuang nafkah rela banting tulang dari pagi hingga malam agar bisa memberikan kenyamanan bagi anggota keluarganya di rumah. Perjuangan ini tidak mengenal usia karena kita bisa melihat lansia yang masih saja berjualan di pinggir jalan.

Sebut saja namanya Kong Usu. Aktivitas sehari-harinya dihabiskan untuk memulung sampah-sampah yang ada di sekitaran Perumahan Gading Griya Lestari, Sukapura, Jakarta Utara. Di usianya yang sudah renta, ia tidak ingin santai berdiam diri di rumah. Pasalnya, masih ada keluarga yang harus nafkahi. Dan inilah salah satunya pekerjaan yang bisa dilakoni oleh Kong Usu.

Sosok Kong Usu

Saat matahari sudah mulai tenggelam, Kong Usu masih mengayuh sepedanya yang sudah usang. Setiap ada botol plastik atau barang pecah belah, ia masukan ke dalam kresek untuk kemudian dijual ke pengepul. Sesekali ia mengelap keringatnya yang sedari tadi mengucur dari keningnya. Namun, bukan itu yang sebenarnya mengganggu, melainkan perutnya yang sedari tadi berbunyi meminta asupan makanan.

Kong Usu, di usianya yang menginjak 76 tahun, ia masih saja bekerja mencari nafkah untuk keluarganya. Ia tinggal di Jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur. Ia tinggal bersama istrinya dan dua anak bungsunya. Empat anaknya yang lain sudah mandiri dan memiliki keluarga masing-masing. Untuk itu, mau tidak mau Kong Usu masih harus mencari pundi-pundi rupiah agar bisa bertahan hidup.

Untuk memulung barang-barang rongsok, Kong Usu lebih memilih menggunakan sepeda. Bukan tidak ingin menggunakan gerobak, tetapi ia tidak memiliki cukup modal untuk membeli alat tersebut. Jangankan untuk membeli gerobak, untuk membetulkan sepedanya saja ia masih kesulitan. Sepedanya terlihat sudah tidak layak pakai. Bagian bannya sudah sudah banyak tambalan. Ini tentu saja membuat iba siapa pun yang melihatnya.

Penghasilan yang didapatkan Kong Usu tidak terlalu besar. Setiap harinya, ia mendapatkan uang berkisar antara Rp. 5000 sampai Rp. 10.000 per harinya. Jumlah tersebut tentu saja tidak cukup untuk mengenyangkan empat perut anggota keluarga. Untuk itu, Kong Usu biasanya memilih untuk tidak makan, yang penting istri dan anaknya bisa mencicipi sesuap nasi hari itu.

Kebaikan untuk Kong Usu

Kebaikan yang dilakukan oleh Kong Usus untuk keluarganya tentu patut diacungi jempol. Ini tentu saja bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mulai melakukan kebaikan. Salah satu caranya adalah dengan menjadi peserta produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus. Melalui layanan ini, kita bisa memberikan kebaikan berupa perlindungan maksimal dan adil pada orang-orang terkasih berupa biaya rumah sakit, penyakit kritis, obat-obatan, dan masih banyak lagi. 

Selain itu, kita juga bisa #AwaliDenganKebaikan dengan menggunakan fitur wakaf pada Asuransi Syariah Indonesia Allianz. Wakaf memberikan kesempatan bagi kita semua untuk mendonasikan sebagian dana bencana bagi peserta asuransi lain yang lebih membutuhkan. Dengan kebaikan ini, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh banyak orang.

Dengan melakukan kebaikan tulus dari hari, kita bisa memberikan kebahagiaan bagi orang-orang di sekitar kita. Kong Usu merupakan salah satu sosok yang tidak pernah berhenti melakukan kebaikan bagi keluarganya dan sangat layak untuk mendapatkan umroh gratis dari Allianz. Untuk itu, tebar manfaat sebanyak-banyaknya agar ada banyak kebaikan di sekitar kita.