Saturday, February 15, 2020

Hyundai Tucson Bekas Berkualitas, Kenapa Tidak?


Masyarakat Indonesia lebih memilih mobil MPV sebagai kendaraan pribadi karena kapasitas penumpang yang lebih banyak. Namun, pemilik mobil SUV cenderung meningkat akhir-akhir ini. Meskipun hanya bisa menampung penumpang sebanyak 4-5 orang saja, mobil SUV memiliki berbagai kelebihan baik seperti desain yang atletis dan dinamis, bagasi yang luas, suspensi empuk, dan lain-lain. Jangan heran kalau harga Hyundai Tucson paling baru cukup mahal berkisar mulai 460an hingga 520 juta tergantung tipe mobil. 

Kalau Anda merasa harga baru Tucson terlalu mahal, bisa memilih untuk membeli mobil SUV Tucson bekas saja. Selama Anda selektif membeli mobil bekas, Anda tetap bisa mendapatkan jenis mobil yang memiliki performa mesin bagus. Lakukan inspeksi mobil langsung atau membawa ahli yang memang memiliki kemampuan untuk melihat kondisi mobil bekas pakai. Berikut tips membeli mobil Hyundai Tucson bekas berkualitas yang wajib Anda ketahui. 

1. Memperhatikan suspensi mobil 

Test drive merupakan salah satu tips paling penting dalam membeli mobil bekas apa saja. Untuk mobil keluaran Korea Selatan ini, Anda harus melakukan test drive untuk mengecek suspensi mobil yang empuk. Komponen yang sering bermasalah pada mobil SUV Hyundai terletak pada link stabilizer. Anda bisa memastikan bahwa komponen tidak mengeluarkan suara saat melewati jalanan yang rusak atau bergelombang. 

2. Mengecek bushing kaliper rem

Bushing kaliper rem akan menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu kalau sudah termakan usia atau aus. Suara bising akan terus terdengar saat mobil Hyundai Tucson Anda melaju dan menghilang saat pengemudi menginjak pedal rem. 

3. Memastikan indikator airbag berfungsi normal 

Sebenarnya mobil SUV Hyundai Tucson tergolong mobil yang jarang memiliki kerusakan berarti selama perawatan dan cara pemakaian benar. Jika indikator airbag menyala, penyebabnya adalah sensor di buckle seat belt sudah longgar. 

4. Memeriksa bagian AC

Anda pasti ingin mendapatkan harga Hyundai Tucson yang murah, tetapi memiliki kualitas yang masih standar baru. Perlu sekali melakukan pemeriksaan menyeluruh termasuk bagian AC. Periksa filter AC yang terjaga dengan baik atau tidak terlalu kotor. 

Filter AC yang terlalu kotor bisa menyebabkan AC di mobil tidak dingin dan rentan terjadi kebocoran. JIka terjadi kebocoran filter AC, Anda harus melakukan biaya perbaikan tambahan setelah membeli mobil bekas. 

5. Mengecek kelengkapan surat dan service berkala 

Dalam jual beli mobil bekas, kelengkapan surat-surat merupakan hal penting yang harus Anda utamakan. Jika semua surat legal dan lengkap, Anda tinggal mengecek kondisi mobil termasuk perawatan berkala yang dilakukan pemilik sebelumnya. 

Mencari mobil Tucson generasi terakhir yang masih bagus, Anda harus mencari mobil yang digunakan tidak lebih dari tiga tahun. Service rutin bisa membantu Anda memiliki mobil bekas pakai yang masih bisa digunakan dalam waktu cukup lama. 

Untuk segi eksterior dan interior, Anda bisa melakukan pengecekan sendiri. Misalnya bagian cat di dasbor dan handel doortrim yang sudah terkelupas dikarenakan oleh faktor cuaca tropis atau keringat pengemudi. Anda hanya perlu melakukan pengecatan ulang dengan material yang lebih berkualitas saja. 

Anda bisa mendapatkan mobil Hyundai Tucson di pasaran Indonesia yang mungkin masih terbatas. Banyak pemilik Hyundai Tucson mempertahankan mobil SUV Korsel karena alasan kenyamanan yang diberikan. Toh, Hyundai Tucson generasi terbaru telah dilengkapi berbagai fitur yang tak kalah menarik. Desain mobil mirip dengan mobil ala Eropa yang tampak menawan di jalan raya. Siapkan saja dana Anda agar bisa mendapatkan referensi harga Hyundai Tucson kelas premium di pasaran Indonesia. 

0 comments:

Post a Comment