Saturday, November 23, 2019

Mengenal Penyebab Masuk Angin Secara Medis


Masuk angin menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan  banyak orang. Sebagian besar masyarakat Indonesia menyebut masuk angin sebagai jenis penyakit yang ditandai gejala badan terasa pegal, meriang dan perut kembung. Apalagi musim penghujan rentan menjadi waktu mengalami masuk angin yang paling sering. Tolak angin tablet menjadi pilihan mengatasi gejala masuk angin lebih efektif. 

Sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami masuk angin menurut pandangan medis? Simak ulasan lengkap berikut ini!

Penyebab masuk angin

Sebenarnya hujan bukan menjadi penyebab seseorang sering mengalami masuk angin. Alasan musim penghujan menjadi momen intensitas masuk angin meningkat disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh setelah masa pancaroba. Sinar matahari yang kurang pada musim hujan membuat tubuh kurang memproduksi vitamin D. Akibatnya tubuh lebih rentan terkena virus atau bakteri penyebab penyakit. 

Padahal, vitamin D memiliki pengaruh penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh manusia selain vitamin C dan omega 3. Selalu sediakan tolak angin care di dalam tas bepergian atau kotak obat Anda setiap hari. Tak hanya bisa mengobati gejala masuk angin, mengkonsumsi tolak angin efektif membantu mencegah masuk angin datang melanda, lho!

Masuk angin bisa menjadi indikasi penyakit tertentu 

Kondisi seseorang mengalami masuk angin bisa dikarenakan daya tahan tubuh yang mengalami penurunan saat musim angin dan hujan. Namun, Anda harus mewaspadai masuk angin sebagai indikasi atau gejala penyakit tertentu. Ada beberapa jenis penyakit yang ditandai dengan tubuh sering mengalami masuk angin antara lain:

1. ISPA

Infeksi saluran pernapasan akut atas atau ISPA adalah penyakit yang memiliki gejala sama seperti masuk angin yaitu demam, pilek dan batuk. Gejala ringan bisa sembuh dengan seiring waktu, tetapi bisa berdampak lebih buruk jika menyerang saluran pernapasan bawah. 

2. Gangguan pencernaan 

Orang yang mengalami masalah gangguan pencernaan akan mengalami gejala mual, muntah, perut kembung, sembelit, diare, dan nyeri pada bagian ulu hati. Gangguan pencernaan bisa disebabkan oleh keracunan makanan, alergi, infeksi virus, dan stress berkepanjangan. 

3. Demam berdarah 

DB atau demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti yang telah tertular virus penyakit. Gejala seseorang terkena penyakit demam berdarah antara lain demam tinggi, nyeri pada persendian, tubuh terasa pegal-pegal, menggigil, dan lemas. Jika tidak ditangani secara serius, demam berdarah bisa menyebabkan kematian. 

4. Penyakit jantung

Nyeri ulu hati atau orang biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk adalah sumbatan atau penyempitan pembuluh darah pada jantung. Ulu hati atau nyeri hebat pada dada yang bisa menjalar ke lengan, leher, punggung, lemas, sesak napas, dan kehilangan kesadaran.

Nah, masuk angin bisa menjadi tanda penyakit berbahaya yang wajib Anda perhatikan. Jangan abaikan masuk angin agar tubuh tetap sehat. Minum tolak angin tablet atau tolak angin care yang memiliki fungsi menjaga kekebalan tubuh Anda setiap hari. Tubuh yang bugar saat musim penghujan bisa meningkatkan produktivitas harian Anda, bukan?

0 comments:

Post a Comment