Saturday, September 21, 2019

Strategi Meningkatkan Omset


Intregated Marketing atau dakam bahasa indonesia biasa disebut sebagai pemasaran yang sudah terintregasi. Lebih sederhananya bisa dikatakan sebagai usaha atau tak-tik pemasaran yang sudah terencana dan bersistem serta tersusun secara kompleks untuk mencapai profit atau keuntungan yang tinggi. Atau dengan kata lain bisa dibilang sebagai konsep atau usaha bahkan strategi dalam meningkatkan sebuah omset usaha. Sehingga, melalui Integrated Marketing ini, kita dapat mengetahui tentang berbagai strategi atau cara yang nyata yang harus dilakukan agar dapat meningkatkan omset penjualan atau keuntungan sebuah perusahaan.

Salah satu jenis usaha yang menjadi fokus pembahasan kita pada topik atau perbincangan kali ini adalah menganai strategi peningkatan omset dengan cara berdagang, baik itu secara offline ataupun online. Yang mana tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda, khususnya bagi Anda para penjual barang-barang online atau mempunyai online shop atau bahkan konsumen barang-barang online. Langsung saja, berikut adalah langkah-langkah atau strategi yang dapat Anda lakukan :

1. Memilih produk dagangan yang memang benar-benar berkualitas

2. Ketahui lah target pemasaran Anda di berbagai kalangan masyarakat, hal ini juga bermanfaat kelak untuk menentukan harga jual serta produk-produk yang akan Anda jual, serta pengambilan keuntungan. Seperti misalnya apakah terlalu mahal atau sebaliknya.

3. Mencoba sekali-kali memberikan potongan harga atau diskon terhadap barang-barang yang notabene tidak terlalu diminati masyarakat atau bahkan stock lama, atau barang yang hampir mendekati expired misalnya, hal ini bisa disebut juga sebagai strategi jualan agar barang dagangan Anda tetap laku terjual. Tetapi, perlu untuk Anda ingat bahwa diskon yang Anda berikan jangan sampai merugikan Anda.

4. Melakukan jualan dengan sistem reseller, seperti yang banyak dilakukan oleh para penjual barang online pada umumnya. Dimana dalam tahap ini, Anda tidak akan menanggung resiko penjualan yang berat, karena Anda tidak menampung barang dagangan dalam jumlah yang banyak. Ibaratnya Anda hanya akan menjadi perantara antara dropshipper atau penyuplai dengan konsumen. 

5. Menggunakan sitem pre-order atau PO, yang mana barang dagangan yang Anda tawarkan tidak langsung tersedia dalam waktu itu juga. Melainkan butuh waktu beberapa hari yaitu sebagai waktu pemesanan Anda kepada Dropshipper atau penyuplai seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan stok banyak dan takut apabila tidak bisa terjual.

6. Menciptakan tampilan toko, baik itu online ataupun offline semenarik mungkin, hal ini dapat Anda lakukan untuk menarik konsumen Anda agar banyak yang datang dan membeli di toko Anda. Dengan demikian, maka secara tidak langsung hal ini bisa dikatakan sebagai salah satu cara untuk menambah omset penjualan Anda.

7. Memberikan layanan terbaik Anda terhadap para konsumen. Jangan mudah emosi dengan berbagai sikap konsumen, karena tentunya berbagai konsumen tergolong ke dalam berbagai jenis kepribadian yang berbeda pula. Fast Respon atau tanggapan yang cepat, atau jangan malas menjawab apabila konsumen Anda banyak tanya-tanya, terutama yang berkaitan dengan produk dagangan Anda. 

8. Menciptakan promosi semenarik mungkin, agar banyak orang yang tertarik terhadap produk Anda.

Beberapa hal diatas merupakan cara atau strategi penjualan yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan omset atau pemasukan toko online atau offline Anda. Selain memperhatikan beberapa hal-hal diatas, Anda juga harus tetap tekun, rajin, dan jangan mudah puas dan menyerah untuk memaksimalkan hasil penjualan Anda. Karena pada dasarnya sebuah usaha harus di dasari dengan strategi atau trik tertentu agar usaha yang Anda lakukan secara bersamaan dapat berhasil dan sesuai dengan harapan Anda.

0 comments:

Post a Comment