Thursday, August 1, 2019

Jaga Hidrasi tubuh Dengan Air Alkali


Pada dasarnya, air alkali mirip seperti air mineral pada umumnya. Jika air mineral biasa memiliki pH yang netral atau berada di kisaran angka 6 – 7, maka kadar pH pada air alkali cenderung lebih tinggi atau basa, yaitu berada di angka 8 – 9. Dengan meminum air yang memiliki sifat basa, diyakini oleh para ahli dapat mempengaruhi kada pH di dalam tubuh kita. Semakin tinggi kadar pH dalam tubuh kita, atau semakin basa, maka tubuh juga akan semakin baik. Selain itu, air yang memiliki pH 8+ juga biasanya mengandung mineral alkali dan ORP negatif. ORP yang berasal dari singkatan oxidation reduction potential adalah kemampuan air bertindak sebagai antioksidan. Semakin negatif nilai ORP, maka semakin banyak kandungan antioksidan di dalam air minum tersebut. 

Manfaat air alkali untuk kesehatan untuk tubuh sangatlah banyak. Salah satunya adalah bahwa air alkali dapat menjaga hidrasi tubuh. Hidrasi, atau mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh, merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Hal ini bertujuan supayakadar pH di dalam tubuh Anda tetap seimbang dan netral, tidak terlalu asam dan juga tidak terlalu basa. Bila anda mampu menjaga keseimbangan pH di dalam tubuh, maka fungsi organ tubuh Anda pun akan tetap baik dan normal. Lebih jauh, Anda pun akan jadi lebih terhindar dari risiko penyakit yang muncul karena gangguan fungsi organ. 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam Journal of the International Society and Sports Nutrition pada beberapa tahun yang lalu, atau tepatnya pada tahun 2016, tingkat kekentalan darah pada orang yang minum air alkali cenderung menurun hingga 6,3 persen bila dibandingkan dengan orang yang meneguk air mineral pada umumnya. Ini artinya, orang yang meminum air dengan pH basa memiliki darah yang lebih cair, sedangkan orang yang hanya meminum air biasa mempunyai darah yang lebih kental. 

Darah yang kental berarti tidak mengandung cukup air. semakin kental darah seseorang, maka akan semakin lambat aliran darah yang bergerak. Sebaliknya, darah yang lebih cair akan lebih mudah mengalir dan diedarkan ke seluruh tubuh. Ini membuktikan bahwa air dengan pH basa dapat lebih menjaga hidrasi tubuh.

0 comments:

Post a Comment