Tuesday, June 30, 2020

Tips Memilih Masker Wajah yang Bagus Sesuai Jenis Kulit


Tempat jual masker wajah yang bagus pastinya ingin diketahui oleh Anda yang seringkali salah dalam memilih masker. Soalnya tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini masih banyak orang yang keliru cara memakai masker wajah. Apabila hal ini terjadi maka masalah kulit yang akan dialami. Untuk menghindarinya berikut ada beberapa tips memilihnya yang sesuai jenis kulit. 

1. Untuk Kulit Kering 

Bisa dibilang, jenis kulit kering adalah kondisi kulit yang paling banyak dialami oleh setiap orang. Apalagi dengan kondisi Indonesia yang dikenal dengan negara tropisnya maka dipastikan kondisi kulit kering ini semakin banyak terjadi. Ciri-ciri orang yang memiliki tipe wajah kulit kering adalah kulit yang terasa kasar dan juga seringkali pecah-pecah pada bagian tertentu. 

Apabila masalah kulit ini ternyata Anda alami tentunya Anda tidak bisa sembarangan dalam memilih masker wajah. Sebaiknya Anda memilih masker wajah yang memiliki kandungan seperti hydrogel, krim hingga oil based mask. Bukan tanpa alasan, soalnya kandungan-kandungan tersebutlah yang nantinya akan sangat cocok untuk kulit wajah kering Anda. 

2. Untuk Kulit yang Sensitif 

Salah satu permasalahan utama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif adalah kulit yang mudah mengalami iritasi hingga alergi. Terutama apabila Anda menggunakan perawatan kulit yang salah tidak terkecuali keliru dalam memilih masker. Dipastikan kulit sensitif Anda akan semakin parah dan tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan masalah kulit lainnya. 

Apabila masalah kulit sensitif seperti ini ternyata Anda miliki tentunya Anda tidak bisa sembarangan dalam memiliki masker wajah. Pastikan masker wajah yang akan Anda pilih berbahan dasar dari teh hijau dan juga mengandung bahan alami. Dengan kombinasi tersebut maka kulit sensitif yang Anda miliki perlahan bisa disembuhkan dengan cepat. 

3. Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Mencari pihak jual masker wajah yang bagus pastinya ingin diketahui oleh Anda yang memiliki masalah kulit. Terutama untuk Anda yang memiliki masalah kulit seperti kulit berminyak hingga kulit berjerawat. Soalnya dua masalah kulit ini memang seakan satu paket apabila sudah menyerang seseorang. Biasanya diawali dengan kulit berminyak terlebih dahulu. 

Apabila kulit berminyak tersebut sudah muncul maka kulit berjerawat pasti menjadi masalah yang berikutnya. Jadi jangan perburuk kondisi ini dengan memilih masker wajah secara sembarangan. Soalnya apabila memilih masker wajah secara sembarangan maka bisa menimbulkan masalah jerawat yang lebih serius bahkan sulit untuk dihilangkan. 

Jadi lebih baik memilih masker wajah yang terbuat dari bahan clay dan memang dikhususkan untuk menghilangkan masalah kulit berminyak hingga jerawat. Hal tersebut bukannya tanpa alasan karena masker wajah yang memiliki kandungan clay diketahui lebih mudah menyerap minyak pada kulit. Kondisi tersebut jugalah yang akan menghilangkan jerawat pada wajah. 

4. Untuk Kulit yang Bernoda 

Kulit yang memiliki bercak hitam atau bernoda biasanya paling sering dialami oleh para wanita yang sudah dewasa. Kondisi ini pastinya akan sangat mengganggu dan tidak menutip kemungkinan bisa menurunkan rasa percaya diri. Sayangnya, masih banyak wanita yang seringkali melakukan kesalahan dalam pengobatannya. 

Terutama kesalahan dalam pemilihan masker wajah yang ternyata tidak sesuai. Untuk masalah kulit seperti maka disarankan untuk lebih memilih masker wajah yang memiliki kandungan exfoliate. Soalnya masker wajah yang memiliki kandungan ini akan lebih mudah untuk mengilangkan sel kulit mati penyebab kulit yang bernoda. 

Jadi pastikan bahwa masker wajah yang Anda pilih memang sudah sesuai dengan masalah kulit yang dialami. Tidak perlu bingung mencari jual masker wajah yang bagus di mana. Soalnya Anda bisa mengandalkan www.garnier.co.id untuk hal tersebut. Mulai dari produk yang lengkap hingga penawaran harga menarik bisa Anda dapatkan. 

Monday, May 18, 2020

Cara Sederhana Mencegah Penularan Virus COVID-19


Wabah COVID-19 telah mengubah kehidupan masyarakat di Indonesia, mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, hingga hubungan antar masyarakat. Perubahan tak menyenangkan ini membuat semua orang merasa tidak nyaman satu sama lain. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat Indonesia harus ikut andil dalam langkah pencegahan virus COVID-19 sehingga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal.

Langkah-Langkah Sederhana Mencegah Penularan COVID-19

Untuk mencegah dan memperlambat penularan virus COVID-19 ini, maka ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, seperti:

1. Stay di rumah

Tetap di rumah ketika pandemi COVID-19 merajalela adalah cara sederhana agar tak tertular virus tersebut. Dan, hanya bepergian ketika ada keperluan yang mendesak seperti berbelanja kebutuhan sehari-hari ke supermarket, misalnya, maka risiko Anda tertular COVID-19 menjadi semakin berkurang. Nah, supaya tak bosan, Anda bisa berlangganan berbagai konten internet, memasak, berkebun, dan bermain bersama keluarga.

2. Jaga jarak dan pakai masker saat keluar rumah

Beberapa dari Anda mungkin tidak dapat terus berada di rumah karena harus bekerja atau melakukan kegiatan mendesak lainnya. Ketika pergi keluar rumah, Anda harus jaga jarak setidaknya 1,5 m dari orang di sekitar.

Selain itu, Anda juga harus mengenakan masker. Pastikan masker tersebut cukup tebal untuk menahan virus masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai tambahan, Anda sebaiknya juga mengenakan kaca mata. Menurut sebuah penelitian, penularan COVID-19 melalui mata sangat mudah terjadi. Dan, setelah pulang dari bepergian, jangan lupa untuk mandi dan ganti baju dengan yang bersih.

3. Rajin cuci tangan

Cuci tangan setelah memegang uang, bepergian, memegang barang belanjaan, dsb, dapat mencegah penularan virus COVID-19 ini. Namun, perlu diingat bahwa proses cuci tangan harus dilakukan dengan benar. Di mana, Anda diwajibkan untuk memakai sabun serta air dan melakukannya selama paling sedikit 20 detik.

Jika Anda kebetulan tidak dapat mengakses air bersih dan sabun, maka Anda bisa mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60%. Ketika mencuci tangan dengan air dan sabun ataupun hand sanitizer, pastikan sela-sela jari dan semua bagian tangan Anda bersih dari kuman dan virus.

4. Hindari memegang hidung dan mengucek mata

Hidung, mulut, dan mata merupakan organ tubuh yang paling mudah dimasuki virus COVID-19. Oleh sebab itu, Anda harus menghindari memegang hidung, mulut, dan mengucek mata apalagi saat berada di luar rumah. Jika kebetulan Anda merasa risih, sebaiknya Anda cuci tangan atau pakai hand sanitizer terlebih dahulu sebelum memegang hidung, mulut, atau mengucek mata.

Itulah dia beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19. Jangan lupa diterapkan, ya!

Friday, May 15, 2020

Enggan Meminta-minta, Kong Usu Memilih Menjadi Pemulung


Ada pepatah yang mengatakan bahwa kita harus keras terhadap diri sendiri sebelum dunia keras kepada kita. Ini sangatlah terbukti di mana jika kita bermalas-malasan, kejamnya dunialah yang akan membuat kita susah. Oleh karena itu, para pejuang nafkah rela banting tulang dari pagi hingga malam agar bisa memberikan kenyamanan bagi anggota keluarganya di rumah. Perjuangan ini tidak mengenal usia karena kita bisa melihat lansia yang masih saja berjualan di pinggir jalan.

Sebut saja namanya Kong Usu. Aktivitas sehari-harinya dihabiskan untuk memulung sampah-sampah yang ada di sekitaran Perumahan Gading Griya Lestari, Sukapura, Jakarta Utara. Di usianya yang sudah renta, ia tidak ingin santai berdiam diri di rumah. Pasalnya, masih ada keluarga yang harus nafkahi. Dan inilah salah satunya pekerjaan yang bisa dilakoni oleh Kong Usu.

Sosok Kong Usu

Saat matahari sudah mulai tenggelam, Kong Usu masih mengayuh sepedanya yang sudah usang. Setiap ada botol plastik atau barang pecah belah, ia masukan ke dalam kresek untuk kemudian dijual ke pengepul. Sesekali ia mengelap keringatnya yang sedari tadi mengucur dari keningnya. Namun, bukan itu yang sebenarnya mengganggu, melainkan perutnya yang sedari tadi berbunyi meminta asupan makanan.

Kong Usu, di usianya yang menginjak 76 tahun, ia masih saja bekerja mencari nafkah untuk keluarganya. Ia tinggal di Jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur. Ia tinggal bersama istrinya dan dua anak bungsunya. Empat anaknya yang lain sudah mandiri dan memiliki keluarga masing-masing. Untuk itu, mau tidak mau Kong Usu masih harus mencari pundi-pundi rupiah agar bisa bertahan hidup.

Untuk memulung barang-barang rongsok, Kong Usu lebih memilih menggunakan sepeda. Bukan tidak ingin menggunakan gerobak, tetapi ia tidak memiliki cukup modal untuk membeli alat tersebut. Jangankan untuk membeli gerobak, untuk membetulkan sepedanya saja ia masih kesulitan. Sepedanya terlihat sudah tidak layak pakai. Bagian bannya sudah sudah banyak tambalan. Ini tentu saja membuat iba siapa pun yang melihatnya.

Penghasilan yang didapatkan Kong Usu tidak terlalu besar. Setiap harinya, ia mendapatkan uang berkisar antara Rp. 5000 sampai Rp. 10.000 per harinya. Jumlah tersebut tentu saja tidak cukup untuk mengenyangkan empat perut anggota keluarga. Untuk itu, Kong Usu biasanya memilih untuk tidak makan, yang penting istri dan anaknya bisa mencicipi sesuap nasi hari itu.

Kebaikan untuk Kong Usu

Kebaikan yang dilakukan oleh Kong Usus untuk keluarganya tentu patut diacungi jempol. Ini tentu saja bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mulai melakukan kebaikan. Salah satu caranya adalah dengan menjadi peserta produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus. Melalui layanan ini, kita bisa memberikan kebaikan berupa perlindungan maksimal dan adil pada orang-orang terkasih berupa biaya rumah sakit, penyakit kritis, obat-obatan, dan masih banyak lagi. 

Selain itu, kita juga bisa #AwaliDenganKebaikan dengan menggunakan fitur wakaf pada Asuransi Syariah Indonesia Allianz. Wakaf memberikan kesempatan bagi kita semua untuk mendonasikan sebagian dana bencana bagi peserta asuransi lain yang lebih membutuhkan. Dengan kebaikan ini, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh banyak orang.

Dengan melakukan kebaikan tulus dari hari, kita bisa memberikan kebahagiaan bagi orang-orang di sekitar kita. Kong Usu merupakan salah satu sosok yang tidak pernah berhenti melakukan kebaikan bagi keluarganya dan sangat layak untuk mendapatkan umroh gratis dari Allianz. Untuk itu, tebar manfaat sebanyak-banyaknya agar ada banyak kebaikan di sekitar kita.

Wednesday, April 15, 2020

Kenali Manfaat, Efek Samping dan Dosis Tolak Angin yang Tepat


Anda tentunya sudah tidak asing dengan produk dari Tolak Angin. Ya, ini adalah jenis obat herbal yang dibuat dengan menggunakan bahan yang alami sehingga aman untuk dikonsumsi. Obat herbal yang satu ini digunakan untuk mengatasi masuk angin. Nah, di bawah ini akan dibahas tentang informasi lengkap mengenai produk ini. 

Kandungan Bahan Alami pada Tolak Angin 

Dalam produk ini mengandung banyak bahan alami yang hampir sama. Jika dikutip dari situs resmi milik Sido muncul, produk ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Adas (Foeniculi Fructus)
  • Daun cengkeh (Caryophylli Folium)
  • Kayu Ules (Isorae Fructus)
  • Jahe (Zingiberis Rhizoma)
  • Daun mint (Menthae Arvensis herba)
  • Kayu manis (Bubali Cornu Extract)
  • Madu (Mel Depuratum)
Komponen utama inilah yang membuat rasa yang ditawarkan oleh produk ini begitu khas. Selain itu, manfaatnya juga bisa langsung dirasakan secara langsung karena efek dari bahan alami yang ada di dalamnya. 

Manfaat Tolak Angin 

Bicara soal manfaat, ada banyak sekali manfaat yang ditawarkan oleh produk ini. salah satu manfaat utamanya adalah untuk mengatasi gejala masuk angin seperti perut kembung, pusing, mulas, tenggorokan kering dan juga meriang. 

Tidak hanya itu saja, manfaat lain dari produk ini juga bisa digunakan untuk mencegah masuk angin. Selain itu, produk ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh lho. Tidak hanya itu, produk ini juga hadir dengan beberapa jenis yakni Tolak Angin anak untuk anak-anak, Tolak Angin Flu untuk mengatasi flu, Tolak Angin Cair untuk orang dewasa dan permen Tolak Angin untuk mengatasi mabuk perjalanan. 

Dosis Tolak Angin 

Nah, manfaat dari produk ini bisa Anda rasakan apabila dikonsumsi dengan takaran yang pas. Meskipun produk ini bukan bat keras, namun Anda tetap saja harus mengonsumsi-nya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. 

Untuk Tolak Angin anak bisa dikonsumsi satu sachet dalam sehari. Sedangkan untuk varian cair bisa dikonsumsi sebanyak 2 sachet dalam satu haru selama 7 hari berturut-turut. Sementara untuk varian flu bisa dikonsumsi 1 sachet sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari. Sedangkan untuk permen Tolak Angin bisa dikonsumsi sebanyak 3 sampai 4 tablet dalam sehari. 

Efek Samping Tolak Angin 

Bisa dikatakan mengonsumsi produk ini tidak memiliki efek samping yang berat seperti halnya obat lainnya. Efek samping in tentunya akan muncul apabila Anda menggunakannya sesuai dengan aturan dan dosis yang ada. 

Namun, untuk jenis varian flu ternyata memiliki efek samping. Salah satu efek sampingnya adalah bisa menimbulkan rasa kantuk yang berlebihan. Hal ini karena adanya kandungan valerian yang ada pada produk ini. 

Itulah sekilas informasi mengenai produk Tolak Angin. Semoga dengan adanya informasi ini bisa menambah wawasan Anda dan memilih obat herbal untuk mengatasi gejala masuk angin. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 

Saturday, April 11, 2020

3 Cara Efektif Menentukan Besar Pinjaman Modal Usaha


Sebagian besar orang masih ragu untuk memulai usaha karena khawatir tidak memiliki modal ekstra. Keputusan untuk membuka sebuah usaha memang bukan perkara gampang. Anda butuh pemikiran dan niat yang kuat agar usaha bisa berjalan lancar. Bukan berarti Anda harus mengumpulkan banyak modal lebih dulu sehingga tidak berani mencoba tantangan baru. Dengan modal terbatas pun, Anda tetap memiliki peluang untuk mengembangkan usaha. Butuh tambahan dana untuk operasional bisnis, Anda bisa menggunakan pinjaman modal usaha.

Sebaiknya Anda menentukan berapa nilai pinjaman yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial perusahaan. Jangan sampai angsuran dan bunga terlalu besar sehingga membebani biaya operasional usaha setiap bulan. Masih galau? Simak 3 cara menentukan pinjaman modal usaha yang efektif berikut ini!

1. Menentukan tujuan peminjaman

Pastikan Anda menentukan tujuan pinjaman modal untuk pengembangan bisnis. Kalau Anda mau membuat inovasi produk baru, jelas pinjaman yang dibutuhkan lebih besar. Anda harus membuat daftar rencana berisi prioritas penggunaan dana seperti membeli bahan pokok, operasional, promosi, dan lain-lain. Rencana anggaran yang terfokus akan membuat Anda terhindar dari risiko penggunaan dana diluar daftar prioritas. 

2. Menentukan garis waktu yang ditentukan 

Agar pinjaman modal usaha bisa dikelola dengan baik, maka tentukan garis waktu yang Anda butuhkan dalam mencapai target usaha. Taktik perlu Anda terapkan sebagai bentuk strategi jangka panjang agar usaha bisa berkembang pesat. Setidaknya periode usaha tertentu akan membantu Anda dalam menghitung jumlah modal yang dibutuhkan. Misalnya periode-periode yang butuh pendanaan lebih banyak, Anda bisa mengajukan pinjaman modal pada momen tersebut. 

3. Menghitung kebutuhan finansial 

Ada tiga modal yang harus Anda persiapkan dalam membangun sebuah bisnis besar yaitu modal tetap, modal kerja dan modal sumber daya manusia. Modal tetap terdiri dari berbagai peralatan yang Anda butuhkan dan tahan lama selama masa operasional perusahaan, sedangkan modal kerja terdiri dari bahan baku, bahan bakar, barang setengah jadi, dan sebagainya. 

Apakah Anda membutuhkan sumber daya manusia untuk mengelola usaha atau dikerjakan tenaga sendiri? Tentu perusahaan skala besar membutuhkan karyawan untuk mengoperasikan mesin dan mengelola usaha. Anda butuh anggaran rinci mengelola pengeluaran untuk modal tetap, modal kerja dan modal usaha. Jika terjadi kekurangan dana, Anda bisa memikirkan rencana pengajuan pinjaman modal usaha sebagai suntikan dana segar. 

Anda tetap harus memiliki rencana B untuk strategi usaha yang tidak berjalan sesuai rencana. Misalnya arus kas macet yang mengganggu pembayaran angsuran tiap bulan, maka Anda harus punya dana cadangan lain. Agar tidak terjadi resiko beban operasional terlalu besar yang tidak didukung dengan penghasilan pada awal pembentukan bisnis, maka Anda harus memiliki rencana anggaran yang detail. Setidaknya prioritas anggaran akan membantu Anda mengelola pinjaman modal usaha sebaik mungkin dan bisa meminimalisir risiko usaha merugi.